Hello. I'm a grid based layout focused on your Content. Greet your visitors & Showcase your work with style.

Diberdayakan oleh Blogger.
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Technology. Tampilkan semua postingan



Grub rescue terjadi karena grub linux terhapus atau karena masalah lainya dan saya sangat sering mengalami masalah ini, maklum admin Linuxindonesia.com ini bukan pengguna single Boot linux tapi dualboot linux dengan Windows, karena masih bergantung juga dengan tugas-tugas kuliah yang notabene masih banyak menggunakan aplikasi Windows.. jadi seperti hidup di dua alam Linux dan Windows tapi tenang saja untuk OS seluler admin tidak menggunakan iPhone atau Nokia Lumia.. tapi HP Cina dengan OS Android.

Gambar Grub Error
oke pertama ketikkan di grub rescue
grub rescue>ls

Nanti akan muncul banyak partisi, lalu ingat2 tempat partisi root anda, saya sendiri partisi rootnya berada di (hd0,msdos6)
catatan : (hd0,msdos6) ganti dengan tempat partisi root anda

Ketikkan perintah di bawah satu persatu

grub rescue>set prefix=(hd0,msdos6)/boot/grub
grub rescue>set root=(hd0,msdos6)
grub rescue>insmod normal
grub rescue>normal

Jika sudah Berhasil maka akan Reboot/Restart sendiri
namun hal tersebut belum selesai..

Saatnya memperbaiki grub/boot loader dengan mengetikkan ini satu persatu di terminal :
sudo update-grub
sudo grub-install  /dev/sda

Selesai
Semoga bermanfaat.


Jenis-jenis mikrokontroler :

1. Mikrokontroler AVR

Mikrokonktroler Alv and Vegard’s Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler RISC 8 bit. Karena RISC inilah sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock.
Mikrokontroler AVR merupakan salah satu jenis arsitektur mikrokontroler yang menjadi andalan Atmel. Arsitektur ini dirancang memiliki berbagai kelebihan dan merupakan penyempurnaan dari arsitektur mikrokontroler-mikrokontroler yang sudah ada.
Berbagai seri mikrokontroler AVR telah diproduksi oleh Atmel dan digunakan di dunia sebagai mikrokontroler yang bersifat low cost dan high performance. Di Indonesia, mikrokontroler AVR banyak dipakai karena fiturnya yang cukup lengkap, mudah untuk didapatkan, dan harganya yang relatif terjangkau.
  1. Varian Mikrokontroler AVR
Antar seri mikrokontroler AVR memiliki beragam tipe dan fasilitas, namun kesemuanya memiliki arsitektur yang sama, dan juga set instruksi yang relatif tidak berbeda. Tabel dibawah ini membandingkan beberapa seri mikrokontroler AVR buatan Atmel.
Keterangan:
  • Flashadalah suatu jenis Read Only Memory yang biasanya diisi dengan program hasil buatan manusia yang harus dijalankan oleh mikrokontroler
  • RAM (Random Acces Memory) merupakan memori yang membantu CPU untuk penyimpanan data sementara dan pengolahan data ketika program sedang running
  • EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read Only Memory) adalah memori untuk penyimpanan data secara permanen oleh program yang sedang running
  • Port I/O adalah kaki untuk jalur keluar atau masuk sinyal sebagai hasil keluaran ataupun masukan bagi program
  • Timer adalah modul dalam hardware yang bekerja untuk menghitung waktu/pulsa
    • UART (Universal Asynchronous Receive Transmit) adalah jalur komunikasi data khusus secara serial asynchronous
  • PWM (Pulse Width Modulation) adalah fasilitas untuk membuat modulasi pulsa
  • ADC (Analog to Digital Converter) adalah fasilitas untuk dapat menerima sinyal analog dalam range tertentu untuk kemudian dikonversi menjadi suatu nilai digital dalam range tertentu
  • SPI (Serial Peripheral Interface) adalah jalur komunikasi data khusus secara serial secara serial synchronous
  • ISP (In System Programming) adalah kemampuan khusus mikrokontroler untuk dapat diprogram langsung dalam sistem rangkaiannya dengan membutuhkan jumlah pin yang minimal
  1. Arsitektur Mikrokontroler AVR
Mikrokontroler AVR sudah menggunakan konsep arsitektur Harvard yang memisahkan memori dan bus untuk data dan program, serta sudah menerapkan single level pipelining. Selain itu mikrokontroler AVR juga mengimplementasikan RISC (Reduced Instruction Set Computing) sehingga eksekusi instruksi dapat berlangsung sangat cepat dan efisien. Blok sistem mikrokontroler AVR dapat dilihat dalam Gambar 2.1.
Gambar 2.1 Blok Diagram Mikrokontroler AVR
Salah satu seri mikrokontroler AVR yang banyak menjadi andalan saat ini adalah tipe ATtiny2313 dan ATmega8535. Seri ATtiny2313 banyak digunakan untuk sistem yang relatif sederhana dan berukuran kecil. Berikut adalah feature-feature mikrokontroler seri ATtiny2313.
  • Kapasitas memori Flash 2 Kbytes untuk program
  • Kapasitas memori EEPROM 128 bytes untuk data
  • Maksimal 18 pin I/O
  • 8 interrupt
  • 8-bit timer
  • Analog komparator
  • On-chip oscillator
  • Fasilitas In System Programming (ISP)
Sedangkan ATmega8535 banyak digunakan untuk sistem yang kompleks, memiliki input sinyal analog, dan membutuhkan memori yang relatif lebih besar. Berikut adalah feature-feature mikrokontroler seri ATmega8535.
  • Memori Flash 8 Kbytes untuk program
  • Memori EEPROM 512 bytes untuk data
  • Memori SRAM 512 bytes untuk data
  • Maksimal 32 pin I/O
  • 20 interrupt
  • Satu 16-bit timer dan dua 8-bit timer
  • 8 channel ADC 10 bit
  • Komunikasi serial melalui SPI dan USART
  • Analog komparator
  • 4 I/O PWM
  • Fasilitas In System Programming (ISP)
Materi lebih lengkap tentang Mikrokontroler AVR silahkan download disini

2. Mikrokontroler MCS-51

Mikrokonktroler ini termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC (Complex Instruction Set Computer). Sebagian besar instruksinya dieksekusi dalam 12 siklus clock.
Mikrokontroler MCS51 buatan Atmel terdiri dari dua versi, yaitu versi 20 kaki dan versi 40 kaki. Semua mikrokontroler ini dilengkapi dengan Flash PEROM (Programmable Eraseable Read Only Memory) sebagai media memori-program, dan susunan kaki IC-IC tersebut sama pada tiap versinya.
Perbedaan dari mikrokontroler-mikrokontroler tersebut terutama terletak pada kapasitas memori-program, memori-data dan jumlah pewaktu 16-bit. Perbedaan mikrokontroler Atmel MCS51 tersebut ditunjukan pada Tabel 1.1 berikut.
Tabel 1.1. Perbandingan antar Mikrokontroler MCS51Atmel
Mikrokontroler MCS51 Atmel versi mini (20 pin) dan versi 40 pin secara garis besar memiliki struktur dasar penyusun arsitektur mikrokontroler yang sama. Bagian-bagian tersebut secara lebih lengkap (detil) ditunjukan dalam diagram blok berikut.
Gambar 1.2 Diagram blok Mikrokontroler MCS51 Atmel
Mikrokontroler MCS51 Atmel versi 40 kaki mempunyai 32 kaki sebagai portparalel dan 8 pin yang lain untuk konfigurasi kerja mikrokontroler. Satuport paralel terdiri dari 8 kaki, dengan demikian 32 kaki tersebut membentuk 4 buah port paralel yang masing-masing dikenal sebagai port0, port 1, port 2, port 3. Nomor dari masing-masing jalur (kaki) dari portparalel mikrokontroler MCS51 Atmel mulai dari 0 sampai 7, jalur (kaki) pertama dari port 0 disebut sebagai P0.0 dan jalur terakhir untuk port 3 adalah P3.7. Mikrokontroler MCS51 Atmel versi mini mempunyai 20 kaki, 15 kaki diantaranya adalah kaki port 1 dan port 3. 5 kaki yang lain untuk konfigurasi kerja mikrokontroler. Port 1 terdiri dari 8 jalur yaitu P1.0 sampai P1.7 dan port 3 terdiri dari 7 jalur yaitu P3.0 sampai P3.5 dan P3.7. Susunan kaki mikrokontroler MCS51 atmel versi 40 kaki dapat dilihat pada Gambar 2.2 berikut.
Gambar 2.2 Susunan kaki Mikrokontroler MCS51 Atmel
  1. Fungsi-Fungsi Kaki (Pin)
  1. VCC
Kaki VCC digunakan untuk masukan suplai tegangan.
  1. GND
Kaki (pin) GND funsinya sebagai saluran ground atau pentanahan.
  1. RST
Kaki RST fungsinya sebagai masukan reset. Kondisi “1” selama 2 siklus mesin pada saat oscillator bekerja akan me-reset mikrokontroler yang bersangkutan.
  1. ALE/
Kaki ALE digunakan sebagai keluaran ALE atau Adreess Latch Enable yang akan menghasilkan pulsa-pulsa untuk menahan byte rendah (low byte) alamat selama mengakses memori eksternal. Kaki ini juga berfungsi sebagai masukan pulsa program (the program pulse input) atau selama pemrograman flash. Pada operasi normal, ALE akan berpulsa dengan laju 1/6 dari frekuensi kristal dan dapat digunakan sebagai pewaktuan (timing) atau pendekatan (clocking) rangkainan eksternal.
Kaki (Program Store Enable) merupakan sinyal baca untuk memori programeksternal. Saat mikrokontroler MCS51 menjalankan program dari memorieksternal, akan diaktifkan dua kali per-siklus mesin, kecuali dua aktivasi dilompati (diabaikan) saat mengakses memori data eksternal.
  1. /VPP
Kaki /VPP ( Exkternal Access Enable) fungsinya sebagai kontrol untuk mengakses memori. harus dihubungkan ke ground, jika mikrokontroler akan mengeksekusi program dari memori eksrternal. Selain itu harus dihubungkan ke VCC jika akan mengakses program secara internal. Kaki ini juga berfungsi untuk menerima tegangan 12V (VPP) selama pemrogramanflash, khususnya untuk tipe mikrokontroler 12V volt.
  1. XTAL1
Kaki XTAL1 merupakan masukan untuk penguat inverting oscillator dan masukan untuk clock internal pada rangkaian operasi mikrokontroler.
  1. XTAL2
Kaki XTAL2 merupakan keluaran dari rangkaian penguat inverting oscilator

3. Mikrokontroler PCI

Pada awalnya, PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface Controller. PIC termasuk keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awalnya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instruments dengan nama PIC1640.
PIC memungkinkan Anda untuk mengontrol perangkat output ketika mereka dipicu oleh sensor dan switch. Program dapat dihasilkan dengan menggunakan diagram alur dalam perangkat lunak komputer, yang kemudian dapat di-download ke dalam chip PIC. Mereka dapat ditulis ulang sebanyak yang Anda inginkan. Memori jenis ini disebut memori flash.
Sebuah mikrokontroler PIC adalah sirkuit terpadu tunggal cukup kecil untuk muat di telapak tangan dan berisi memori pengolahan unit, Jam dan sirkuit Input / Output dalam satu unit. Sebuah mikrokontroler PIC, oleh karena itu, sering digambarkan sebagai komputer dalam sirkuit terpadu.  Mikrokontroler PIC dapat dibeli kosong dan kemudian diprogram dengan program kontrol tertentu. Mikrokontroler PIC juga dapat dibeli dengan pra-diprogram seperangkat perintah yang memungkinkan download langsung dari kabel komputer dan mengurangi biaya peralatan pemrograman.

4. Mikrokontroler ARM

ARM adalah prosesor dengan arsitektur set instruksi 32­bit RISC (Reduced Instruction Set Computer) yang dikembangkan oleh ARM Holdings. ARM merupakan singkatan dari Advanced RISC Machine (sebelumnya lebih dikenal dengan kepanjangan Acorn RISC Machine). Pada awalnya ARM prosesor dikembangkan untuk PC (Personal Computer) oleh Acorn Computers, sebelum dominasi Intel x86 prosesor­ Microsoft di IBM PC kompatibel menyebabkan Acorn Computers bangkrut.
Melalui izin dari seluruh dunia, arsitektur ARM adalah yang paling umum dilaksanakan 32-bit set instruksi arsitektur. Arsitektur ARM diimplementasikan pada Windows, Unix, dan sistem operasi mirip Unix, termasuk Apple iOS, Android, BSD, Inferno, Solaris, WebOS, Plan 9 dan GNU / Linux. Advanced RISC Machine awalnya dikenal sebagai Mesin Acorn RISC.

Nah iseng gak ada kerjaan tadi browsing tentang web web yang ngasih CTF. Berhubung ane gak terlalu mudeng tentang pemrograman, akhir nya nyari lagi CTF yang berbentuk "penettration testing" . Nah nemu deh web yang lumayan seru buat kalian penggiat security ataupun hacking.
Nama webnya PentestIT.ru .
Silahkan register disana, setelah itu kita konfigurasi koneksi kita agar bisa mengakses ip challenge yang diberikan.
Setelah membuat akun, verif, login. Lalu klik how to connect.
Disana sudah ada langkah langkah nya JELAS banget jadi gak perlu saya tulis ulang disini.
Nah kalo sudah, kita run script OpenVPN nya, buka task yang akan kita jalani.
Ini contoh task yang didapat.
Disitu sudah ada keterangan bahwa kita disuruh menguji keamanan server BANK tersebut.
Disinilah permainan hacking yang saya sebut SERU tadi dilakukan. Kalian bebas mengeksploitasi bug dari server tersebut dengan nmap, dirbuster, dll.
Saya sendiri sempat emncoba tadi dan salahsatu clue setelah melewati beberapa rintangan adalah menggunakan Metasploit attack.

Seru bukan, kita bisa menguji skill kita disini sekaligus belajar. :)
Belum semua task nya saya coba sih, mungkin saya lanjut tar malem buat malem mingguan hoho.

Nah sekian dulu dari saya, dan happy hacking 
 Pada tahun 1969, Ken Thompson dan Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah pemindahannya ke berbagai platform.
  
     Dalam waktu singkat UNIX berkembang dalam dua jalur : UNIX yang dikembangkan oleh Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar UNIX. Sejak saat itu, muncul berbagai macam jenis UNIX.

     Salah satu diantaranya adalah MINIX yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan program-program yang juga berlisensi GNU
     Berawal dari sistem operasi Unix dikembangkan dan diimplementasikan pada tahun 1960-an dan pertama kali dirilis pada 1970. Faktor ketersediaannya dan kompatibilitasnya yang tinggi menyebabkannya dapat digunakan, disalin dan dimodifikasi secara luas oleh institusi-institusi akademis dan pada pebisnis.
  
     Linux adalah suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi. Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple, Microsoft dan Novell.
     Nama Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas Helsinki, Finlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem operasi. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds yang memperoleh inspirasi dariMinix.
     Minix adalah sistem UNIX kecil yang dikembangkan oleh Andy Tanenbaum pada tahun 1987.
     Sekarang Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan (networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :

  •  Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan utilitas
  •  Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP dan PPP, dan interoperabilitas.
  •  Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi pengembangan terakhir.
  •  Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang telah bekerja dan menjadikan

Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.
Sejarah Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler, penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun 1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver

     Linux tidak memiliki suatu logo yang terlihat menarik, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai penguin sebagai logonya
     TUX, nama seekor pinguin yang menjadi logo maskot dari linux. TUX hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan. Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ).
Kalian punya komputer tua dengan spek pas pas an ? Jangan buru buru ditaruh di gudang. Kalian bisa mengubah komputer tersebut menjadi Konsol Gaming yang seru dengan Lakka Linux. Setelah proses instalasi berhasil, komputer jadul kalian pun berubah menjadi konsol retro yang siap dimainkan.
Memang game yang bisa dimainkan bukan game high-end sekelas GTA V loh ya, hanya game game lawas. So, kalian bisa memainkan game tersebut sambil bernostalgia.
Namun meskipun game nya game lawas, tapi Lakka Linux ini support dengan kontroller PS3 dan Xbox360 :D
Berikut deskripsi Lakka yang saya kutip dari web officialnya :
"Lakka is a lightweight Linux distribution that transforms a small computer into a full blown game console."

Liat video seru nya bermain menggunakan Lakka Linux berikut :

Nah, jika kalian tertarik, kalian bisa mendownload nya secara GRATIS. ( ya iyalah nama nya juga Open Source ) di :



Sekian postingan kali ini, semoga bermanfaat, jangan lupa untuk membagikan postingan ini ke teman temanmu agar mereka tau :D



Nunc tincidunt, elit non cursus euismod, lacus augue ornare metus, egestas imperdiet nulla nisl quis mauris. Suspendisse a pharetra urna. Morbi dui lectus, pharetra nec elementum eget, vulputate ut nisi. Aliquam accumsan, nulla sed feugiat vehicula, lacus justo semper libero, quis porttitor turpis odio sit amet ligula. Duis dapibus fermentum orci, nec malesuada libero vehicula ut. Integer sodales, urna eget interdum eleifend, nulla nibh laoreet nisl, quis dignissim mauris dolor eget mi. Donec at mauris enim. Duis nisi tellus, adipiscing a convallis quis, tristique vitae risus. Nullam molestie gravida lobortis. Proin ut nibh quis felis auctor ornare. Cras ultricies, nibh at mollis faucibus, justo eros porttitor mi, quis auctor lectus arcu sit amet nunc. Vivamus gravida vehicula arcu, vitae vulputate augue lacinia faucibus.
Donec volutpat nibh sit amet libero ornare non laoreet arcu luctus. Donec id arcu quis mauris euismod placerat sit amet ut metus. Sed imperdiet fringilla sem eget euismod. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Pellentesque adipiscing, neque ut pulvinar tincidunt, est sem euismod odio, eu ullamcorper turpis nisl sit amet velit. Nullam vitae nibh odio, non scelerisque nibh. Vestibulum ut est augue, in varius purus.
Quisque ligulas ipsum, euismod atras vulputate iltricies etri elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Nulla nunc dui, tristique in semper vel, congue sed ligula. Nam dolor ligula, faucibus id sodales in, auctor fringilla libero. Pellentesque pellentesque tempor tellus eget hendrerit. Morbi id aliquam ligula. Aliquam id dui sem. Proin rhoncus consequat nisl, eu ornare mauris tincidunt vitae. Vestibulum sodales ante a purus volutpat euismod. Proin sodales quam nec ante sollicitudin lacinia. Ut egestas bibendum tempor. Morbi non nibh sit amet ligula blandit ullamcorper in nec risus. Pellentesque fringilla diam faucibus tortor bibendum vulputate. Etiam turpis urna, rhoncus et mattis ut, dapibus eu nunc. Nunc sed aliquet nisi. Nullam ut magna non lacus adipiscing volutpat. Aenean odio mauris, consectetur quis consequat quis, blandit a nunc. Sed orci erat, placerat ac interdum ut, suscipit eu augue. Nunc vitae mi tortor. Ut vel justo quis lectus elementum ullamcorper volutpat vel libero.



Nunc tincidunt, elit non cursus euismod, lacus augue ornare metus, egestas imperdiet nulla nisl quis mauris. Suspendisse a pharetra urna. Morbi dui lectus, pharetra nec elementum eget, vulputate ut nisi. Aliquam accumsan, nulla sed feugiat vehicula, lacus justo semper libero, quis porttitor turpis odio sit amet ligula. Duis dapibus fermentum orci, nec malesuada libero vehicula ut. Integer sodales, urna eget interdum eleifend, nulla nibh laoreet nisl, quis dignissim mauris dolor eget mi. Donec at mauris enim. Duis nisi tellus, adipiscing a convallis quis, tristique vitae risus. Nullam molestie gravida lobortis. Proin ut nibh quis felis auctor ornare. Cras ultricies, nibh at mollis faucibus, justo eros porttitor mi, quis auctor lectus arcu sit amet nunc. Vivamus gravida vehicula arcu, vitae vulputate augue lacinia faucibus.
Donec volutpat nibh sit amet libero ornare non laoreet arcu luctus. Donec id arcu quis mauris euismod placerat sit amet ut metus. Sed imperdiet fringilla sem eget euismod. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Pellentesque adipiscing, neque ut pulvinar tincidunt, est sem euismod odio, eu ullamcorper turpis nisl sit amet velit. Nullam vitae nibh odio, non scelerisque nibh. Vestibulum ut est augue, in varius purus.
Quisque ligulas ipsum, euismod atras vulputate iltricies etri elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Nulla nunc dui, tristique in semper vel, congue sed ligula. Nam dolor ligula, faucibus id sodales in, auctor fringilla libero. Pellentesque pellentesque tempor tellus eget hendrerit. Morbi id aliquam ligula. Aliquam id dui sem. Proin rhoncus consequat nisl, eu ornare mauris tincidunt vitae. Vestibulum sodales ante a purus volutpat euismod. Proin sodales quam nec ante sollicitudin lacinia. Ut egestas bibendum tempor. Morbi non nibh sit amet ligula blandit ullamcorper in nec risus. Pellentesque fringilla diam faucibus tortor bibendum vulputate. Etiam turpis urna, rhoncus et mattis ut, dapibus eu nunc. Nunc sed aliquet nisi. Nullam ut magna non lacus adipiscing volutpat. Aenean odio mauris, consectetur quis consequat quis, blandit a nunc. Sed orci erat, placerat ac interdum ut, suscipit eu augue. Nunc vitae mi tortor. Ut vel justo quis lectus elementum ullamcorper volutpat vel libero.

Nunc tincidunt, elit non cursus euismod, lacus augue ornare metus, egestas imperdiet nulla nisl quis mauris. Suspendisse a pharetra urna. Morbi dui lectus, pharetra nec elementum eget, vulputate ut nisi. Aliquam accumsan, nulla sed feugiat vehicula, lacus justo semper libero, quis porttitor turpis odio sit amet ligula. Duis dapibus fermentum orci, nec malesuada libero vehicula ut. Integer sodales, urna eget interdum eleifend, nulla nibh laoreet nisl, quis dignissim mauris dolor eget mi. Donec at mauris enim. Duis nisi tellus, adipiscing a convallis quis, tristique vitae risus. Nullam molestie gravida lobortis. Proin ut nibh quis felis auctor ornare. Cras ultricies, nibh at mollis faucibus, justo eros porttitor mi, quis auctor lectus arcu sit amet nunc. Vivamus gravida vehicula arcu, vitae vulputate augue lacinia faucibus.
Donec volutpat nibh sit amet libero ornare non laoreet arcu luctus. Donec id arcu quis mauris euismod placerat sit amet ut metus. Sed imperdiet fringilla sem eget euismod. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Pellentesque adipiscing, neque ut pulvinar tincidunt, est sem euismod odio, eu ullamcorper turpis nisl sit amet velit. Nullam vitae nibh odio, non scelerisque nibh. Vestibulum ut est augue, in varius purus.
Quisque ligulas ipsum, euismod atras vulputate iltricies etri elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Nulla nunc dui, tristique in semper vel, congue sed ligula. Nam dolor ligula, faucibus id sodales in, auctor fringilla libero. Pellentesque pellentesque tempor tellus eget hendrerit. Morbi id aliquam ligula. Aliquam id dui sem. Proin rhoncus consequat nisl, eu ornare mauris tincidunt vitae. Vestibulum sodales ante a purus volutpat euismod. Proin sodales quam nec ante sollicitudin lacinia. Ut egestas bibendum tempor. Morbi non nibh sit amet ligula blandit ullamcorper in nec risus. Pellentesque fringilla diam faucibus tortor bibendum vulputate. Etiam turpis urna, rhoncus et mattis ut, dapibus eu nunc. Nunc sed aliquet nisi. Nullam ut magna non lacus adipiscing volutpat. Aenean odio mauris, consectetur quis consequat quis, blandit a nunc. Sed orci erat, placerat ac interdum ut, suscipit eu augue. Nunc vitae mi tortor. Ut vel justo quis lectus elementum ullamcorper volutpat vel libero.

Nunc tincidunt, elit non cursus euismod, lacus augue ornare metus, egestas imperdiet nulla nisl quis mauris. Suspendisse a pharetra urna. Morbi dui lectus, pharetra nec elementum eget, vulputate ut nisi. Aliquam accumsan, nulla sed feugiat vehicula, lacus justo semper libero, quis porttitor turpis odio sit amet ligula. Duis dapibus fermentum orci, nec malesuada libero vehicula ut. Integer sodales, urna eget interdum eleifend, nulla nibh laoreet nisl, quis dignissim mauris dolor eget mi. Donec at mauris enim. Duis nisi tellus, adipiscing a convallis quis, tristique vitae risus. Nullam molestie gravida lobortis. Proin ut nibh quis felis auctor ornare. Cras ultricies, nibh at mollis faucibus, justo eros porttitor mi, quis auctor lectus arcu sit amet nunc. Vivamus gravida vehicula arcu, vitae vulputate augue lacinia faucibus.
Donec volutpat nibh sit amet libero ornare non laoreet arcu luctus. Donec id arcu quis mauris euismod placerat sit amet ut metus. Sed imperdiet fringilla sem eget euismod. Pellentesque habitant morbi tristique senectus et netus et malesuada fames ac turpis egestas. Pellentesque adipiscing, neque ut pulvinar tincidunt, est sem euismod odio, eu ullamcorper turpis nisl sit amet velit. Nullam vitae nibh odio, non scelerisque nibh. Vestibulum ut est augue, in varius purus.
Quisque ligulas ipsum, euismod atras vulputate iltricies etri elit. Class aptent taciti sociosqu ad litora torquent per conubia nostra, per inceptos himenaeos. Nulla nunc dui, tristique in semper vel, congue sed ligula. Nam dolor ligula, faucibus id sodales in, auctor fringilla libero. Pellentesque pellentesque tempor tellus eget hendrerit. Morbi id aliquam ligula. Aliquam id dui sem. Proin rhoncus consequat nisl, eu ornare mauris tincidunt vitae. Vestibulum sodales ante a purus volutpat euismod. Proin sodales quam nec ante sollicitudin lacinia. Ut egestas bibendum tempor. Morbi non nibh sit amet ligula blandit ullamcorper in nec risus. Pellentesque fringilla diam faucibus tortor bibendum vulputate. Etiam turpis urna, rhoncus et mattis ut, dapibus eu nunc. Nunc sed aliquet nisi. Nullam ut magna non lacus adipiscing volutpat. Aenean odio mauris, consectetur quis consequat quis, blandit a nunc. Sed orci erat, placerat ac interdum ut, suscipit eu augue. Nunc vitae mi tortor. Ut vel justo quis lectus elementum ullamcorper volutpat vel libero.
author
Kunto Wibisono
Kawulo alit, Bocah ndek ingi sore hooby baca buku, nonton film dan travelling